Bismillah..
Assalamualaikum para pembaca
Setelah lama berpikir mau nulis apa, akhirnya ada ide hehe
Oiya, tak terasa beberapa hari lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri tapi dengan situasi berbeda karna masa pandemi Covid19.
Assalamualaikum para pembaca
Setelah lama berpikir mau nulis apa, akhirnya ada ide hehe
Oiya, tak terasa beberapa hari lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri tapi dengan situasi berbeda karna masa pandemi Covid19.
Sebelumnya
Apa yang aku tulis tidak bermaksud menyinggung siapapun ya ππ»
Ini hanya persepsi dari sudut pandang aku, yang belum tentu sama persis atau mungkin malah berlawanan dengan ku.
Apa yang aku tulis tidak bermaksud menyinggung siapapun ya ππ»
Ini hanya persepsi dari sudut pandang aku, yang belum tentu sama persis atau mungkin malah berlawanan dengan ku.
Masa pandemi ini mungkin memang sangat membosankan bagi beberapa orang, terlebih memberikan efek yang sangat nyata pada siklus perekonomian kita.
Berdiam diri di rumah, bekerja dari rumah, belajar dari rumah.
Jika kita lihat dari sisi positif, berbagai aktivitas yang dilakukan dari rumah adalah salah satu nikmat yang tanpa kita sadari belum tentu diperoleh semua orang.
Ada banyak orang seperti para petugas medis, para pedagang, para pekerja dan banyak pihak lainnya sangat ingin tetap dirumah namun memiliki tuntutan kewajiban.
Sedikit cerita π₯Ί
Terkait pandemi ini, kakak ku juga salah satu yang tidak bisa dirumah saja. Dia tulang punggung keluargaku, satu-satunya yang bekerja membiayai kami berenam selama ±4 tahun lamanya.
Hal ini yang membuatku kadang stress juga, dia berada diluar pada saat situasi tidak aman tapi apalah daya....
Hal ini yang membuatku kadang stress juga, dia berada diluar pada saat situasi tidak aman tapi apalah daya....
Aku juga turut prihatin pada orang-orang yang terkena PHK :(
Pada masa sekarang, jujur sangat sulit mencari pekerjaan. Terlebih aku merasakan sendiri hampir 2 tahun menganggur, ditolak sana sini tapi alhamdulillah masih diberi jalan memperoleh penghasilan walau cuman 50-100rb/perbulan.
*Buat teman"ku yang sering bertanya sedang sibuk apa, kerja dimana, semoga ini sudah mewakili ya ... Karna menjawab secara langsung tuh sedih banget. Stress sendiri aku*
Pada masa sekarang, jujur sangat sulit mencari pekerjaan. Terlebih aku merasakan sendiri hampir 2 tahun menganggur, ditolak sana sini tapi alhamdulillah masih diberi jalan memperoleh penghasilan walau cuman 50-100rb/perbulan.
*Buat teman"ku yang sering bertanya sedang sibuk apa, kerja dimana, semoga ini sudah mewakili ya ... Karna menjawab secara langsung tuh sedih banget. Stress sendiri aku*
Kemudian yang terakhir
Kalian mungkin ada yang sama, menasehati orang tua rasanya sulit sekali. Aku pribadi mengalami hal itu. Bapak sangat rajin sholat ke masjid. Bahkan diawal munculnya wabah pun tetap berangkat. Hingga akhirnya kami melarang beliau, meski menurut tapi tetap ada drama marah".
Aku sampai bingung bagaimana menjelaskan padanya. Sekarang pun tiap diajak diskusi, pasti direspon seakan Covid19 hanya gurauan semata.
Kalian mungkin ada yang sama, menasehati orang tua rasanya sulit sekali. Aku pribadi mengalami hal itu. Bapak sangat rajin sholat ke masjid. Bahkan diawal munculnya wabah pun tetap berangkat. Hingga akhirnya kami melarang beliau, meski menurut tapi tetap ada drama marah".
Aku sampai bingung bagaimana menjelaskan padanya. Sekarang pun tiap diajak diskusi, pasti direspon seakan Covid19 hanya gurauan semata.
Pernah suatu waktu adzan berbunyi dengan ucapan yang berbeda, menurutku seperti seruan "lebih baik sholat dirumah"
Lain halnya dengan bapak.
Beliau malah mengatakan, tuh artinya lebih baik sholat di masjid daripada dirumah.
Lain halnya dengan bapak.
Beliau malah mengatakan, tuh artinya lebih baik sholat di masjid daripada dirumah.
Kupikir perihal ibadah, itu tergantung niatnya.
Memang sebaik-baiknya sholat bagi kaum pria adalah di masjid. Namun selama wabah ini bukankah lebih dirumah? Terlebih bapak punya riwayat medis diabetes, pun banyak orang tanpa gejala yang berkeliaran
Memang sebaik-baiknya sholat bagi kaum pria adalah di masjid. Namun selama wabah ini bukankah lebih dirumah? Terlebih bapak punya riwayat medis diabetes, pun banyak orang tanpa gejala yang berkeliaran
Maaf ya ku jadi banyak curhatnya hehe
Disini yang ingin ku sampaikan bahwa dengan kita tetap dirumah dan mengurangi aktivitas diluar adalah salah satu bentuk dukungan agar wabah ini dapat segera teratasi
Segala macam bentuk bantuan yang diberikan oleh orang lain, jika diliat dari sisi negatif mungkin nampak riya atau merendahkan. Maka dari itu sebaiknya kita liat dari sisi positifnya saja π€
Mungkin melalui orang tersebut Allah kirim bantuan
Perihal niat aslinya orang yang memberi, biarlah menjadi urusan mereka dengan Allah
Mungkin melalui orang tersebut Allah kirim bantuan
Perihal niat aslinya orang yang memberi, biarlah menjadi urusan mereka dengan Allah
Sama halnya dengan apa perbedaan bermanfaat dan dimanfaatkan?
Bukankah jika dimanfaatkan itu berarti dibodohi?
Aku pernah bertanya itu ke mba jeje
Lalu dia berkata itu tergantung persepsi kita, kalau kita niatkan untuk membantu orang lain maka jadi bermanfaat begitu pun sebaliknya
Terima kasih udah membaca tulisan ini
Alhamdulillah bukan lagi menulis cerita soal cinta duniawi
Semoga kita selalu dalam lindungan Allah, sehat dan panjang umur serta jangan lupa untuk selalu menyelipkan doa agar wabah Covid ini segera berakhir, para ahli menemukan vaksin, dan situasi kembali normal seperti sedia kala Aamiin ya Allah ππ»
Have a nice day
Jangan lupa bersyukur setiap saat!
Jangan lupa bersyukur setiap saat!
With love
Manusia yang rindu jalan² menghirup udara luar
Manusia yang rindu jalan² menghirup udara luar

3 komentar:
MasyaAllah, Alhamdulillah, Husnuzon kepada Allah memang menenangkan dan membahagiakan,. Semoga Kita selalu dalam rahmat Allah, Aamiin.
Mantul gan!!!
Amiin yah. Semoga kamu dan kita semua. Semangat
Posting Komentar