Pages

Selasa, 05 Februari 2019

Thank you Mas!

Dan sekali lagi sepertinya kuakan menulis kisah mu "sang pemberi bros"

Sejujurnya setelah ku posting kisah yang lalu, padahal aku sudah merasa bangga bisa berusaha ikhlas menerima kenyataan kamu pasti bukan untukku hehe

Nyatanya pernyataan itu tak berlangsung lama. Bayang-bayang mu tetap ada. 
Kala itupun kita bertemu saat wisuda.

Satu momen yang akan selalu kuingat
Disaat kebanyakan laki-laki berusaha membuat candaan, kamu menangis.
Entah menurut ku, hal itu sangat amat jarang kulihat. 
Menangis karna nyanyian tentang ayah dan ibu
Hati dan perasaan mu selembut itu ya..

Aku kecewa
Kecewa pada diri sendiri yang hingga saat ini masih tak tahu diri
Kita terlalu banyak perbedaan
Kamu sangat teramat baik, aku sebaliknya
Diliat dari sudut mana pun akan sama dan selalu seperti itu

Hmmm everything always reminds of him

Waktu ngerapihin buku, ga sengaja inget. Kamu adalah alasan aku beli buku itu
Katamu "buku ini bermanfaat dan cocok loh untuk penelitian kita, bisa buat dibaca-baca ilmunya"

Beberapa waktu lalu 
Aku sempat mengirimi mu pesan melalui aplikasi chat
Konyol emang, aku marah hanya karna kamu ga nyimpan nomor baruku 
Yang kutahu dari teman, kamu masang foto sebenarnya, tapi ternyata aku ga bisa liat hehe
Tau ga?
Aku sampai ke bawa mimpi, padahal itu udah nyaris sebulan setelah kejadian dan sebelumnya udah ga mikirin soal itu

Kemudian beberapa hari lalu 
Aku iseng buka album foto di laptop
Dulu, memang aku hobi nge screenshot chat-chat kita dan nemuin salahsatunya
"Tilawah yu, Ni"

Terus kemarin
Aku lagi diangkot dan liat boneka sapi hehe
Kamu inget ga? 
Aku pernah nge chat pake emot sapi, yang kemudian kamu bales pake emot cewe lari 

Rasa kecewa adalah cara terbaik Allah menyadarkan ku dari keadaan yang salah .
Salah menaruh perasaan, salah selalu memikirkan, salah karna berharap pada orang baik seperti mu.
Tapi setiap orang pasti menginginkan kebaikan. Seburuk apapun perilakunya (ima madani)

Dan aku tidak ingin menjadi orang lain hanya untuk disukai
Kamu pun sudah tau banyak bagaimana aku mulai dari sering ngomel, sering nunda-nunda, keras kepalanya, kayaknya semua yang jelek-jelek mah udah ya πŸ˜…

Kalau kata temenku
"Ga ada yang tau kan, siapa tahu dia (kamu) nanti tbtb datang kerumahku"

Aku ga berharap kok hehe
Ku pasrah saja
Semoga aku dan kamu selalu baik-baik saja
Semoga sukses dan lancar karir serta masa depan kita yaπŸ’™
See u
InsyaAllah ...


   





0 komentar:

Posting Komentar